Gerbang Indah Nusantara

Switch to desktop Register Login

Pelalawan (1)

“Teknoprener-teknoprener baru saat ini sangat dibutuhkan di Kabupaten Pelalawan karena daerah ini mempunyai begitu banyak sumber daya yang belum dimanfaatkan maupun sumber daya manusia yang berusia produktif”. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pelalawan, Zardewan saat membuka Technopreneurship Camp di Hotel Grand– Pangkalan Kerinci, 24 Oktober 2013. Lebih lanjut Zarwedan mengatakan bahwa dengan kegiatan ini dan telah terbentuknya lembaga Inkubator Bisnis dan Teknologi di Kabupaten Pelalawan akan sangat mendukung tumbuh berkembangnya wirausaha wirausaha baru berbasis teknologi  serta mengakselerasi pengembangan kawasan teknopolitan di Pelalawan.

Deputi Kepala BPPT Bidang Pengkajian Kebijakan Teknologi, Tatang A. Taufik dalam sambutannya mengatakan bahwa pengembangan teknoprener merupakan salah satu pilar penguatan Sistem Inovasi Daerah yang sangat esensial. Teknoprener akan tumbuh dan berkembang jika lingkungannya mendukung, iklim usaha yang kondusif termasuk dukungan dari pemerintah daerah setempat dalam membuat regulasi-regulasi tentang kemudahan dalam perijinan usaha, insentif skema pembiayaan usaha, dan lain sebagainya. Lebih lanjut Tatang menyampaikan bahwa seorang teknoprener harus mempunyai jiwa leadership yang tinggi, mampu mengembangkan jejaring bisnis, mendorong terciptanya lapangan kerja dan berani menanggung resiko usaha.

Kegiatan Technopreneurship Camp yang berlangsung selama tiga hari, 24 – 26 Oktober dengan menampilkan narasumber dari Balai Inkubator Teknologi BPPT, Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Pelalawan, BRI Cabang Pelalawan, Universitas Riau, dan pengusaha muda tersebut diikuti oleh 65 peserta dari perwakilan Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek) di 12 kecamatan yang ada di Pelalawan, perguruan tinggi dan pelaku usaha baru di bidang manufaktur, industri kreatif, pariwisata, transportasi, peternakan, pasca panen dan kuliner.Pelaksanaan Technopreneurship Camp terdiri atas 3 (tiga) bagian, yaitu pelatihan bisnis dan teknologi, praktek penyusunan bisnis plan dan mentoring, serta paparan bisnis plan. Lima pemenang nantinya akan di inkubasi oleh Inkubator Bisnis dan Teknologi Kabupaten Pelalawan.

Pada kesempatan tersebut Sekda Pelalawan melantik Tim Pengelola Inkubator Bisnis dan Teknologi Kabupaten Pelalawan masa bakti 2013 – 2016 yang diketuai oleh Tengku Burhanudin (Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah), Guruh Subagyo (sekretaris) dengan 18 anggotanya.  Selain itu dilakukan penandatangan Perjanjian Kerjasama antara Pusat Audit Teknologi BPPT dengan BAPPEDA Kabupaten Pelalawan tentang Evaluasi atas Penerapan dan Pemanfaatan Teknologi di Kabupaten Pelalawan. (prie/BIT)

 

 

 

 

391881
Hari iniHari ini120
KemarinKemarin128
Minggu iniMinggu ini214
Bulan iniBulan ini2554
Seluruh hariSeluruh hari391881
Statistik created: 2017-11-21T06:13:33+00:00