Gerbang Indah Nusantara

Switch to desktop Register Login

Error
  • JUser: :_load: Unable to load user with ID: 887
  • JUser: :_load: Unable to load user with ID: 888

Rabu, 29 Juli 2015, sebanyak 140 teknoprener muda kota Cimahi mengikuti Technopreneurship Camp yang diselenggarakan oleh Balai Inkubator Teknologi  Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BIT-BPPT), bekerjasama dengan Pusat Inovasi Baros Kota Cimahi. Acara yang berlangsung selama 3 hari ini diisi dengan pelatihan – pelatihan bisnis, motivasi enterpreneurship, dan diakhiri dengan presentasi rencana bisnis oleh para peserta.

Narasumber yang dihadirkan merupakan praktisi -praktisi  bisnis yang sudah dikenal sebagian besar masyarakat Cimahi, diantaranya berprofesi sebagai dosen di beberapa universitas di Cimahi dan Bandung. Sesi motivasi disampaikan oleh pakar Technopreneurship BPPT  yang sudah berpengalaman di bidang bisnis.

Direktur Pusat Pengkajian Kebijakan Teknologi – BPPT, Derry Pantjadarma menuturkan survey kecenderungan karir menunjukkan lulusan Perguruan Tinggi pada tahun 2008, hanya 22,6% menjadi wirausaha, sebanyak 74% menjadi pegawai, dan sisanya menjadi pegawai lepas. Saat ini Indonesia mempunyai 400.000 enterpreneur atau 0,18% dari populasi penduduk, sedangkan idealnya negara akan makmur jika memiliki paling sedikit 2% enterpreneur dari jumlah populasi. Walikota Cimahi, Atty Suharti, menyambut baik niatan BPPT melalui Balai Inkubator Teknologi dalam penyelenggaraan kegiatan Technopreneurship Camp sebagai wadah peningkatan bisnis inovator-inovator muda Cimahi.

Technopreneurship Camp Kota Cimahi ditujukan untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan berbasis teknologi di kalangan para inventor dan inovator dari perguruan tinggi, lembaga litbang dan pelaku UKM, menggali potensi bisnis dan inovasi masyarakat, serta menyeleksi calon tenant potensial untuk diinkubasi di Pusat Inovasi Baros Kota Cimahi.

Kegiatan ini sukses dilaksanakan sampai dengan selesai, terbukti dengan para peserta yang bersemangat mempresentasikan rencana bisnisnya bahkan sampai detik terakhir acara.  Kegiatan ini berhasil mengumpulkan proposal bisnis teknoprener muda Cimahi dengan potensi – potensi yang berkualitas, tidak hanya dari animasi dan kuliner, namun juga dari beberapa bidang usaha lain.

Pada hari ketiga tanggal 31 Juli 2015, peserta dan penitia berbaur bersama dalam balutan kaos berwarna jingga cerah bertuliskan Pusat Inovasi Baros yang dibagikan gratis oleh panitia. Acara yang berlangsung seru, berakhir dengan foto bersama. Pengumuman 20 besar teknoprener terbaik yang akan diinkubasi oleh Pusat Inovasi Baros yang dikelola oleh Pemerintah Kota Cimahi dan BIT-BPPT diumumkan melalui website cimahikota.go.id pada 14 Agustus 2015.(ALL)

Potensi Kolaborasi Riset BPPT dengan Ristekin

Published in Pekalongan Written by

Pekalongan 7 Oktober, masih dalam rangkaian kunjungan kerja ke Kota Pekalongan, Tim Difusi Teknologi , Deputi Bidang melalukan kunjungan ke Kantor Ristekin Kota Pekalongan. Tim terdiri dari Yenni Bakhengkajian Kebijakan Difusi Teknologi menyambangi Kantor Dinas Ristekin Kota Pekalongan. Tim terdiri adri Yenni Bakhtiar, Achmad Zatnika, A. R. Hakim, Puguh Suharso, Umiati dan Annggitya Vitasari. Tim Berdiskusi dengan Budi Selamet (Ka. Ristekin), Nur Selamet, Husni dari Ristekin dan Ujianto Purwanto dari Bappeda.

Budi Selamet menjelaskan, bahwa Kantor Ristekin (Riset Teknologi dan Inovasi) merupakan institusi baru di kota Pekalongan berada dibawah Kantor Walikota Pekalongan yang merupakan penggabungan dari bidang Penelitian dan Inovasi dari Bappeda kota pekalongan. Karena masih baru sampai saat ini belum ada SK tupoksinya dan masih mencari  bentuk, oleh karena itu masukkan dari BPPT akan sangat membantu, demikian Budi menambahkan.

Terkait kolaborasi riset Nur Selamet mengharapkan adanya kerjasama dalam riset riset yang dilakukan BPPT dan Ristekin. Dalam diskusi diketahui Ristekin harus berkolaborasi riset  dengan institusi di kota Pekalongan seperti perguruan tinggi dan industri, kemudian dilakukan juga kolaborasi riset dengan BPPT, karena BPPT memiliki Kedeputian teknis yang melakukan riset riset terapan.

Diketahui hal yang mendesak saat ini adalah memecahkan permasalahan limbah batik , pewarna batik alami dan perikanan tangkap. Masalah terkait limbah, limbah lebih banyak dihasilkan dari pengrajin batik rumah tangga, walaupun sudah ada IPAL namun tidak berjalan seperti yang diharapkan. Meskipun beberapa industri besar,  pengelolaan limbahnya bisa berjalan dengan baik.

Budi Selamet menjelaskan untuk pembangunan IPAL skala besar yaitu membelokkan air sungai ke tempat penampungan (IPAL) kemudian dikembalikan ke sungai dalam kondisiair lebih bersih masih sulit dilakukan, karena topografis kota pekalongan yang relative datar /rata sehingga perlu alat penyedot air agar bisa dimasukkan ke IPAL tapi biaya operasional yang besar, serta area sungai yang merupakan domain PSDA Provinsi.

untuk perikanan tangkap, karena lokasi penangkapan ikan jauh dari pekalongan maka diperlukan kapal penangkap ikan yang dilengkapi mesin pendingin (freezer). untuk hal ini BPPT memiliki teknologinya. Bisa dijajagi kolaborasi riset terapannya, demikian pungkas Nur Selamet. (AZ/AR)

 

 

 

 

“Teknoprener-teknoprener baru saat ini sangat dibutuhkan di Kabupaten Pelalawan karena daerah ini mempunyai begitu banyak sumber daya yang belum dimanfaatkan maupun sumber daya manusia yang berusia produktif”. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pelalawan, Zardewan saat membuka Technopreneurship Camp di Hotel Grand– Pangkalan Kerinci, 24 Oktober 2013. Lebih lanjut Zarwedan mengatakan bahwa dengan kegiatan ini dan telah terbentuknya lembaga Inkubator Bisnis dan Teknologi di Kabupaten Pelalawan akan sangat mendukung tumbuh berkembangnya wirausaha wirausaha baru berbasis teknologi  serta mengakselerasi pengembangan kawasan teknopolitan di Pelalawan.

Deputi Kepala BPPT Bidang Pengkajian Kebijakan Teknologi, Tatang A. Taufik dalam sambutannya mengatakan bahwa pengembangan teknoprener merupakan salah satu pilar penguatan Sistem Inovasi Daerah yang sangat esensial. Teknoprener akan tumbuh dan berkembang jika lingkungannya mendukung, iklim usaha yang kondusif termasuk dukungan dari pemerintah daerah setempat dalam membuat regulasi-regulasi tentang kemudahan dalam perijinan usaha, insentif skema pembiayaan usaha, dan lain sebagainya. Lebih lanjut Tatang menyampaikan bahwa seorang teknoprener harus mempunyai jiwa leadership yang tinggi, mampu mengembangkan jejaring bisnis, mendorong terciptanya lapangan kerja dan berani menanggung resiko usaha.

Kegiatan Technopreneurship Camp yang berlangsung selama tiga hari, 24 – 26 Oktober dengan menampilkan narasumber dari Balai Inkubator Teknologi BPPT, Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Pelalawan, BRI Cabang Pelalawan, Universitas Riau, dan pengusaha muda tersebut diikuti oleh 65 peserta dari perwakilan Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek) di 12 kecamatan yang ada di Pelalawan, perguruan tinggi dan pelaku usaha baru di bidang manufaktur, industri kreatif, pariwisata, transportasi, peternakan, pasca panen dan kuliner.Pelaksanaan Technopreneurship Camp terdiri atas 3 (tiga) bagian, yaitu pelatihan bisnis dan teknologi, praktek penyusunan bisnis plan dan mentoring, serta paparan bisnis plan. Lima pemenang nantinya akan di inkubasi oleh Inkubator Bisnis dan Teknologi Kabupaten Pelalawan.

Pada kesempatan tersebut Sekda Pelalawan melantik Tim Pengelola Inkubator Bisnis dan Teknologi Kabupaten Pelalawan masa bakti 2013 – 2016 yang diketuai oleh Tengku Burhanudin (Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah), Guruh Subagyo (sekretaris) dengan 18 anggotanya.  Selain itu dilakukan penandatangan Perjanjian Kerjasama antara Pusat Audit Teknologi BPPT dengan BAPPEDA Kabupaten Pelalawan tentang Evaluasi atas Penerapan dan Pemanfaatan Teknologi di Kabupaten Pelalawan. (prie/BIT)

 

 

 

 

Berita Workshop Relawan Inovasi

Published in Galeri Video

Workshop Relawan Inovasi

Published in Galeri Video

Pidato Kepala BPPT

Published in Galeri Video

Pidato Kepala BPPT

Testimoni Bupati Bangli

Published in Bangli Written by

Page 1 of 2
396546
Hari iniHari ini67
KemarinKemarin204
Minggu iniMinggu ini633
Bulan iniBulan ini2910
Seluruh hariSeluruh hari396546
Statistik created: 2017-12-13T21:55:26+00:00