Gerbang Indah Nusantara

Switch to desktop Register Login

Rate this item
(0 votes)

Knowledge Management Summit 2015

Sampai saat ini, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih mengandalkan pada sumber daya alam (Resources-Driven Economy). Fakta menunjukkan bahwa kecepatan pertumbuhan ekonomi berbasis pada sumber daya alam lebih rendah dibandingkan dengan negara yang mengembangkan ekonominya berbasis pengetahuan (KDE = Knowledge-Driven Economy). Sebagai perbandingan, pada tahun 1960, tingkat GDP Indonesia lebih besar dari Korea Selatan. Saat ini, GDP Korea Selatan hampir 6 kali Indonesia, karena Korea Selatan berhasil menerapkan KDE.

Demikian pandangan yang muncul pada acara Knowledge Management Summit Indonesia 2015 (KM Summit 2015) yang berlangsung pada tanggal 25 - 27 Agustus 2015 di Hotel Double Tree, Jakarta. Acara ini diselenggarakan oleh Knowledge Management Society Indonesia (KMSI) bekerjasama dengan Sekolah Bisnis dan Manajemen ITB.

Banyak pakar dan konsultan KM yang hadir menjadi narasumber, diantaranya

- Nick Milton – Director & Co-founder of Knoco Ltd.

- Trilaksito Sunu – Direktur SDM PT. Pembangkit Jawa Bali

- Nurdin Abdullah – Bupati Kabupaten Bantaeng

- Alvin Sholeh – KMPlus

- Nicke Widyawati – Direktur PT. PLN

- Aurik Gustomo- Ketua Sub-Kelompok Keahlian Manajemen Insani dan Pengetahuan SBM ITB

- Armand Wahyudi Hartono – CEO PT. Bank Central Asia, Tbk

- Laksmi Tobing – Direktur Human Resource Business Partner Unilever, Tbk

- Irham Dilmy – Wakil Ketua Komisi Aparatur Sipil Negera

- Faisal Yusra – Vice President QS & KM PT. Pertamina (Persero)

- Priyantono Rudito – Direktur Human Capital Management PT. Telekomunikasi Selular Indonesia, Tbk

- Kuntoro Mangkusubroto – Pendiri Sekolah Bisnis Manajemen ITB

Perhelatan berbentuk seminar dan workshop ini menampilkan acara berbagi kisah sukses dari perusahaan-perusahaan top nasional yang berhasil menerapkan model manajemen pengetahuan dalam menghasilkan inovasi dan meningkatkan keuntungan perusahaan.

Penerapan alat bantu menajemen pengetahuan di perusahaan atau organisasi secara garis besar meliputi sumberdaya manusia, proses dan teknologi. SDM sebagai sumber dan sekaligus penerima pengetahuan. Proses adalah mengalirkan atau mentransfer pengetahuan secara efektif dan optimal dan segala faktor yang mempermudah aliran tersebut. Sedangkan teknologi merupakan tools untuk mempermudah optimalisasi aliran pengetahuan diantaranya basis data, repositori, expert locater dan teknologi penggabungan berbagai informasi (portal).

Kegiatan KM Summit Indonesia 2015 menunjukkan kebermanfaatan dari tool manajemen pengetahuan yang diimplementasikan dalam organisasi. Diharapkan pada masa yang akan datang makin banyak organisasi di Indonesia dapat mengembangkan dan mendayagunakan tool manajemen pengetahuan untuk kemajuan organisasi masing-masing, yang dapat berdampak pada kemajuan bangsa. (ai)

Last modified on
391881
Hari iniHari ini120
KemarinKemarin128
Minggu iniMinggu ini214
Bulan iniBulan ini2554
Seluruh hariSeluruh hari391881
Statistik created: 2017-11-21T06:13:33+00:00