Gerbang Indah Nusantara

Switch to desktop Register Login

Rate this item
(0 votes)

Rapat Koordinasi Pembangunan Science Park dan Techno Park di Kawasan Tangerang Selatan

PUSPIPTEK, Tangerang Selatan – Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany menghadiri pertemuan yang diselenggarakan oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) di Gedung Pusat Inovasi dan Bisnis Teknologi Nomor 720 Kawasan Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PUSPIPTEK) - Tangerang Selatan. Pertemuan yang diadakan pada hari Selasa, 21 Januari 2015 tersebut, diadakan dalam rangka membahas pengembangan Science dan Techno Park (STP) yang diprogramkan pemerintah.
    Pemerintah terkait STP, menghendaki pembangunan 100 Science Park dan 100 Techno Park  di seluruh daerah di Indonesia. Pembangunan 100 STP ini dibagi antara beberapa instansi, dan BPPT ditunjuk untuk mendampingi pembangunan di 8 daerah termasuk Kota Tangerang Selatan. Pemerintah Kota Tangerang Selatan bersama BPPT dan Kemenristek akan bersama – sama mendampingi pembangunan Kota Tangerang Selatan dengan Kawasan PUSPIPTEK sebagai pusatnya. Program ini tentunya juga melibatkan akademisi dan komunitas masyakarat sekitar Kota Tangerang Selatan.
    Walaupun dikatakan berpusat di Kawasan PUSPIPTEK, namun Pemerintah Kota Tangsel juga akan memprioritaskan pembangunan di Kawasan Taman Tekno sebagai kawasan industri di Kota Tangerang Selatan. Walikota Tangsel dalam hal ini menghendaki pembangunan yang seimbang, antara industri dan wilayah sekitarnya. Karena 70% wilayah di Tangerang Selatan adalah pemukiman, pelaku di kawasan tersebut harus memperhatikan agar teknologi yang digunakan bukan teknologi dengan tingkat polusi yang tinggi.
    Walikota Tangerang Selatan mengungkapkan beberapa hal mengenai kondisi Kota Tangerang Selatan. “Sebelum ini, (pertemuan-pen) kami pernah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Banten, dan kami menyimpulkan bahwa kesulitan perkembangan di Kawasan PUSPIPTEK adalah karena aksesnya. Semua desain dan rencana infrastruktur sudah diusahakan, namun kendala utama saat ini adalah mengenai pembebasan lahan”, demikian diutarakan oleh Walikota Tangsel. Hal serupa juga disampaikan oleh Asdep Jaringan Penyedia dengan Pengguna Puspiptek / Kepala PUSPIPTEK, Sri Setiawati.
    Pemerintah Tangerang Selatan sudah melakukan beberapa kerjasama dalam rangka pembangunan Kota Tangsel, tidak hanya dengan menggandeng BPPT sebagai sesama Lembaga Pemerintah, namun juga dengan swasta dan Perguruan Tinggi. “Kami bekerjasama dengan Sinar Mas Land dan PT. BSD, Tbk dalam pembangunan perpustakaan dan Rumah Pintar di Tangerang Selatan. Pun dengan Institut Teknologi Indonesia (ITI), kami dibantu dalam penelitian dan pengembangan varietas tanaman Anggrek”, lanjut Airin. Airin juga menyatakan bahwa berdasarkan kajian Kementerian Perindustrian, tanaman Anggrek dijadikan sebagai Ikon Kota Tangerang Selatan. Pemerintah Kota Tangsel mengakui adanya kekurangan kreatifitas dalam hal packaging hasil industri Tangsel seperti dodol dan kacang sangrai kranggan, dan memohon adanya bantuan pelatihan dari BPPT untuk masyarakat sekitar.
    Pertemuan diakhiri dengan foto bersama, selain dihadiri perwakilan Pemerintah Kota Tangsel dan Kepala PUSPIPTEK, pertemuan juga dihadiri Kepala Bappeda Tangsel, Rektor ITI, perwakilan Universitas Multimedia Nusantara (UMN), dan beberapa unit BPPT terkait.(bit/lock)

391880
Hari iniHari ini119
KemarinKemarin128
Minggu iniMinggu ini213
Bulan iniBulan ini2553
Seluruh hariSeluruh hari391880
Statistik created: 2017-11-21T06:13:33+00:00